Artikel ini diterjemahkan secara otomatis dari teks asli berbahasa Korea. Baca teks asli bahasa Korea.
Banyak orang bingung membedakan dua konsep ritme dan tempo dalam permainan drum. Saya telah menjelaskan kedua konsep ini secara terpisah dalam video sebelumnya, jadi jika Anda belum menontonnya, saya sarankan untuk menontonnya terlebih dahulu. Hari ini, saya akan menunjukkan kepada Anda bagaimana cara mempraktikkan konsep-konsep ini.
Anda membutuhkan dua standar untuk berlatih: standar untuk ukuran pukulan dan metronom untuk menjaga tempo. Saya menggunakan metronom klasik kuno, tetapi mengunduh aplikasi seluler juga cukup.
0150/50, mulai pada ketukan pertama, berakhir pada ketukan kedua
Pertama, atur ukuran ayunan menjadi 50/50. Ini berarti ayunan ke belakang dan ayunan lanjutan memiliki ukuran yang sama. Selanjutnya, dengan mengikuti irama metronom, cobalah untuk memulai ayunan pada ketukan pertama dan mencapai posisi akhir pada ketukan kedua. Anda menyelaraskan awal dan akhir dengan bunyi "tik-tok".
02Ritme lebih penting daripada tempo — niat untuk mempertahankan kecepatan yang sama.
Yang benar-benar penting di sini bukanlah menyamai tempo itu sendiri, tetapi mempertahankan ritme yang baik di dalamnya. Ritme yang baik adalah hasil dari bermain dengan niat untuk mempertahankan kecepatan yang sama dari awal hingga akhir pukulan.
Sangat mudah terjebak jika Anda mencoba menjaga irama sendirian. Anda mungkin mencoba mencocokkan ritme dengan melakukan ayunan ke belakang yang lambat dan ayunan ke bawah yang cepat, atau sebaliknya, dengan melakukan ayunan ke belakang yang cepat dan memperlambat ayunan lanjutan. Keduanya bukanlah ritme yang baik. Satu-satunya hal yang perlu kita latih adalah menjaga irama dengan tujuan mempertahankan kecepatan yang konsisten dari awal hingga akhir.
03Tempo standar adalah 60 bpm — sesuaikan dengan selera Anda.
Kecepatan metronom sekitar 60 bpm umumnya direkomendasikan sebagai standar. Namun, Anda mungkin perlu menyesuaikannya tergantung pada tempo Anda. Jika tempo Anda biasanya terlalu lambat dan perlu dikoreksi, cobalah mempercepatnya sedikit menjadi sekitar 65; sebaliknya, jika Anda cenderung bermain terlalu cepat dan terburu-buru dan ingin bermain lebih tenang, cobalah berlatih pada kecepatan sekitar 55.
Hari ini, saya akan menunjukkan cara berlatih dengan tempo standar 60 bpm. Mulailah dengan membiasakan diri dengan tempo tanpa bola, lalu coba memukul dengan bola.
Hanya dengan dua alat ini—metronom dan referensi ukuran—Anda dapat berlatih ritme di mana saja. Sesuaikan awal dan akhir dengan ketukan, dan ingatlah untuk mempertahankan kecepatan yang sama sepanjang latihan. Itu saja untuk latihan hari ini.

